Belajar “Hypno-NLP for Communication & Negotiation” di Akber Jakarta

“Hap…Hap..” Peserta Akademi Berbagi (Akber) Jakarta loncat-loncat di lantai 26 kantor Amway Indonesia di BNI 46 pada tanggal 3 Mei 2012 kemarin. Ada apa gerangan? Ternyata murid-murid Akber Jakarta sedang mengikuti kelas “Hypno-NLP For Communication & Negotiation” yang diajari oleh Yanto Tjia. Sebagai pembuka kelas, @yanto_tjia mengajak murid dan relawan Akber untuk loncat-loncat semangat sehingga gedung terasa gempa.

Cara unik yang dilakukan oleh @yanto_tjia berhasil membangkitkan semangat lebih dari 30 murid dan relawan Akber. Ternyata tidak hanya loncat-loncat, beberapa games sederhana yang menguji konsentrasi juga dilakukan di kelas Akber Jakarta saat itu. Setelah berhasil menyatukan semangat, kelas pun dimulai.

Apa itu Hypno-NLP ? Hypno berasal dari kata hypnosis yang berarti seni berkomunikasi langsung dengan pikiran bawah sadar, sedangkan NLP (Neuro-Linguistic Programming) adalah model komunikasi interpersonal dan merupakan pendekatan alternatif terhadap psikoterapi yang didasarkan kepada pembelajaran subyektif mengenai bahasa, komunikasi, dan perubahan personal (sumber:Wikipedia).

NLP disebut “Ilmu Sakti” karenanya kita dapat mempengaruhi lawan bicara sehingga lawan bicara dapat mengikuti apa kemauan kita. Hal ini bagus untuk diterapkan dalam bernegosiasi karena informasi yang disampaikan dengan teknik NLP akan lebih mudah diingat dan bertahan lama. Teknik komunikasi yang tepat akan sangat mempengaruhi bagaimana lawan komunikasi akan memberikan respon.

Guru Akber Jakarta @yanto_tjia pun memberikan tips dalam berkomunikasi :

  1. Make understanding, not knowing. Buatlah orang lain memahami suatu hal, bukan mengetahui.
  2. Make comparison. Dengan memberikan perbandingan dua hal, maka kita dapat lebih menonjolkan salah satu hal.
  3. Setujui tujuan akhir. Dengan menetapkan tujuan akhir yang sama, negosiasi akan menjadi lebih ringan.
  4. Buatlah kesan, bukan pesan.
  5. Berikan konteks, bukan konten. Konteks itu bersifat fokus ke tujuan, fokus ke cara pandang, serta kreatif. Konten bersifat fokus ke fungsi, fokus ke fitur, serta normatif.

Tidak ketinggalan, @yanto_tjia juga memberikan tips dalam bernegosiasi :

  1. Many choice implicitly. Berikan kesan bahwa kita memiliki banyak pilihan lain.
  2. Lose-lose solution. Keadaan “senasib” sama-sama kalah/susah justru dapat membuat kesepakatan tercapai.
  3. Worst to bad. Tawarkan mulai dari yang paling kurang menarik, lalu berikan penawaran lain yang lebih menarik
  4. You’re the “Big Fish”. Tunjukkan bahwa kita adalah umpan besar.
  5. The double bind. Berikan beberapa penawaran sehingga lawan negosiasi memiliki banyak pilihan untuk diterima
  6. Apa+Mental=Win. Ada kondisi dimana menunjukkan “having the upper hand”+tegas dapat memperlancar negosiasi

Setelah presentasi dari @yanto_tjia selesai, dibukalah sesi tanya jawab dan murid-murid pun berebutan untuk bertanya kepada guru yang saat itu menggunakan jas dan kacamata hitam. Berhubung waktu sudah menunjukkan pukul 21.00, kelas diakhiri dengan foto bersama. Sampai jumpa di kelas Akber berikutnya !

 

3 comments

  1. Olli Warelius says:

    The recommendations you discussed here are really useful. It absolutely was such a fun surprise to have that awaiting me after i woke up to find this event. Thank you very much for the tip!

  2. refluks says:

    Incredible! This blog looks exactly like my old one! It’s on a totally different subject but it has pretty much the same layout and design. Excellent choice of colors!

  3. u Backlinks m says:

    My brother recommended I might like this blog. He was once totally right. This post truly made my day. You can not imagine just how much time I had spent for this information! Thanks!

Leave a Reply