Lucky, tidak sekedar lucky..

“Keberuntungan termasuk buah yang kita tanam..”

 

 

 

 

 

 

 

 

Siapa di sini yang percaya dengan keberuntungan? Saya pribadi percaya dengan adanya keberuntungan, tapi… (ada tapinya, nih..) Tapi setelah kita berusaha, berdoa, dan bekerja keras. Karena sesungguhnya keberuntungan itu adalah ‘buah yang kita tanam’. Menurut saya, di dunia ini tidak ada yang ‘sekonyong-konyong’ beruntung. Di balik ‘lucky’ tersimpan lika-liku cerita yang menarik untuk disimak dan diambil sisi positifnya.

Ada orang yang ‘tajir’, pasti kita menyebutkan she/he is very lucky. Tapi kita perlu melihat, mengapa dia bisa ‘tajir’. Kalau memang dia ‘tajir’ karena orang tuanya, ya betul dia ‘lucky’ karena dilahirkan di tengah keluarga yang berlebihan, tapi kita perlu melihat sisi lainnya. Mungkin saja keluarganya selama ini telah bekerja keras banting tulang sehingga akhirnya si anak ikut merasakan kesuksesan keluarganya. Si anak pula lah yang nantinya akan menentukan, dia tetap ‘tajir’ atau sebaliknya. Kita tidak bisa memilih dilahirkan di keluarga yang mana. Lucky itu sebenarnya pilihan kita!

Ada orang yang pintar dan sukses, kita juga pasti menyebutnya she/he is lucky person. Tapi di mana-mana tidak ada kesuksesan yang instan. Di baliknya ada usaha yang terekam di dalamnya.

Saya ingin berbagi pengalaman pribadi, keberuntungan yang saya alami. Mulai dari urusan karir, kehidupan sehari-hari, hingga percintaan. Di umur saya yang masih muda (22) , saya sudah menjabat posisi penting di sebuah perusahaan ternama di Indonesia tanpa perlu proses melamar karena saya diajak oleh manajemen perusahaan tersebut. Tidak saya pungkiri semua karena ada factor ‘lucky’ di samping usaha-usaha saya selama ini. Ketika itu perusahaan tersebut adalah klien tempat saya bekerja, dan entah mengapa marketing communication-nya memutuskan untuk resign sehingga saya ditawarkan untuk menggantikan posisinya hingga sekarang.

Ternyata, ‘lucky’ saya tidak hanya di situ. Saya menemukan seseorang yang sangat berarti bagi saya (baca:pacar) di kantor tersebut sehingga kami berencana untuk menjalin hubungan yang serius.. Sebenarnya masih banyak ‘lucky’ lainnya yang saya alami, mulai dari hal kecil, hingga hal-hal yang besar seperti tadi. Tak lupa saya ucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala buah yang telah ditanam.. Alhamdulillah..

Semoga yang membaca tulisan saya mengenai ‘lucky’ ini mendapatkan keberuntungan yang luar biasa pula.

Leave a Reply