Belajar Membuat Pancake

Hari ini entah mengapa ada yang menggerakkan hati, otak, otot, jiwa, dan raga saya untuk belajar memasak (halah lebay :p). Target saya adalah memasak menu sarapan karena biasanya pagi hari seringkali bingung apa yang ingin disantap untuk sarapan, sementara kebanyakan penjual makanan baru menjajakan makanannya di siang hari.

10 April 2013 sepulang dari kantor saya memutuskan untuk pergi ke sebuah pusat perbelanjaan dan entah mengapa saya mengarah ke tempat bumbu dan bahan makanan mentah. Di sela bumbu-bumbu itu saya merasa asing karena tidak pernah ke sana (paling banter cuma buat beli bumbu penyedap). Pada akhirnya saya memutuskan untuk membeli bahan pancake, bahan membuat mashed-potato, dan bahan untuk membuat sup makaroni ayam. Sesudah membeli bahan-bahan itu saya baru sadar, terus peralatan yang digunakan untuk memasak ini semua pakai apa ya? Pergilah saya ke tempat display teflon, penggorengan dsb karena peralatan ibu di rumah belum lengkap.

Masih dalam perjalanan ke kasir, saya masih merasa heran mengapa saya membeli barang-barang ini. Ah entahlah, mungkin ini sebuah ‘hidayah’ untuk memulai masak. Sesampainya di rumah, saya langsung memncuci peralatan yang ada, lalu membuat adonan pancake. Saya mengikuti instruksi yang ada pada dus, namun untuk takarannya menggunakan feeling saja karena saya sudah terbiasa melihat kakak sepupu membuat kue.

Mulailah saya menggoreng  adonan, hasilnya….. hangus, pemirsa! Tapi setelah dicoba rasanya enak. Lalu saya coba batch 2, ternyata hasilnya lebih bagus dari yang pertama. Setelah diselidiki, percobaan pertama gagal karena apinya terlalu besar. Ternyata saya tidak bisa langsung berhasil membuat pancake. Perlu latihan beberapa kali.. Phew…

*Mau posting fotonya, tapi keburu kehapus di kamera gara-gara virus 🙁 *

Doakan saya untuk sesi berikutnya yaa pemirsa….

 

Leave a Reply