Menginap di Hotel Daima, Padang

Bingung mencari tempat penginapan di kota Padang? Hm, saya juga bingung, tapi karena kunjungan saya kesana pada saat itu untuk business trip, maka untuk urusan hotel sudah disediakan oleh kantor cabang Padang, dan dipilihlah Daima Hotel sebagai tempat istirahat karena letaknya yang strategis (dekat dengan pool dan dekat dengan kantor Gubernur Sumatera Barat).

Daima hotel termasuk ke dalam hotel bintang 3 yang lokasi tepatnya berada di Jl Jend. Sudirman No 17 Padang. Fitur di kamar hotel ini standar seperti hotel bintang 3 lainnya, ada tv kabel, AC, mini bar, wi-fi, pembuat kopi/teh, dan air hangat. Sayangnya pada saat kunjungan saya di tanggal 17 Mei 2013, AC-nya sedang bermasalah sehingga ruangan terasa panas, dan kasurnya terasa kasar. Namun untuk room-service tergolong cepat tanggap. Baru saja complaint tentang AC, 2 menit kemudian teknisi datang ke kamar untuk memperbaiki, dan taraaaa… AC sudah kembali normal.

Double-bed room . Cantik ya ada hiasan kain khas Padang di kasurnya

 

 

Toilet dan kamar mandi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk restorannya, makanan dan minuman yang disajikan enaaakkk banget, malah lebih enak makanan di restoran hotel daripada di luar. Saya memesan sup jagung kepiting, kentang goreng, dan ayam balado cabe hijau, dan yang lebih nikmat harganya sangat terjangkau dari dompet untuk hotel bintang 3. Setara lah sama harga di restoran luar dan hebatnya room service ini beroperasi 24 jam lho…. (Y).

Asparagus soup (oh ia makanan yang diantar ke kamar akan diberi wrap-plastic). Seperti di rumah sakit yaa..

Rupa kentang goreng yang disajikan. Lebih maknyos nih kalau ditambah mayonaise

Ini yang paling mantabbbb!!!! Ga terlalu pedas dan gurih. Favoritku banget!

Ice Cream 3-Scoopes . So nyumeeehhh

Ada kelebihan, pastilah ada kekurangan. Meskipun hotel ini mempunyai makanan yang enak, tapi stafnya ga enak (eh maksudnya ga ramah), jutek, ga helpful (kecuali teknisi), pelayanannya seperti terpaksa. Sayang ya….

Oh ia, kalau mau menggunakan jasa airport transfer, kalian cukup membayar uang Rp.150.000/orang (saran saya sih gunakan taksi Blue Bird saja :D).

Perlu dicatat bagi pengunjung yang muslim: Di setiap kamar disediakan sajadah, lho… Jadi ga perlu cari mushola atau ribet cari alas untuk salat. NICE!

 

 

 

 

 

 

 

Informasi wilayah:

200 m dari kantor gubernur (wah, bisa mengintip kegiatannya pagub nih..)

300 m dari Taman Imam Bonjol

320 m dari Balai Kota

500 m dari Pantai Padang

2 km dari Jembatan Siti Nurbaya (katanya kalau beli oleh-oleh di sini bisa menguras dompet karena mehong alias mahal)

6 km dari Pantai Air Manis (Legenda Malin Kundang)

8 km dari Pelabuhan Teluk Bayur

14 km dari Bandara Internasional Minangkabau (sekitar 45 – 60 menit)

15 km dari Pantai Nirwana

20 km dari Pantai Caroline

 

Info belanja:

150 m dari Souvenir Pandai Sikek

215 m dari Kripik Balado Rohana Kudus

500 m dari Plaza Suzuya

700 m dari Plaza Andalas

900 m dari Kripik Balado Shirley

1 km dari Batik Tanah Liek

1,8 km dari Kripik Balado Christine Hakim

 

Kalau saya sih beli oleh-olehnya di toko Mahkota, karena lokasinya percis samping pool Blue Bird 😀

 

Nilai: 8/10

 

Reservasi:

T: +62 751 892 700

reservation@daimahotel.com

www.daimahotel.com

7 comments

  1. Picancang says:

    Salam kenal Mba, ngebaca quote Mba Wulan mengenai sajadah kebetulan waktu itu kantor buat event dan menginap di padang di Basko Hotel Padang semuanya lengkap sayangnya kita ndak lama disana :D. Kl ke Daima sih blm pernah hehehe next pingin juga degh nyobain nginap di sana

  2. Roza Afrina says:

    Assalamualaikum mbak wulan,
    Saya punya pengalaman di daimaa hotel mbak,
    Hotelnya kelihatan bagus, namun sayangnya pelayanan nya kurang bagus mbak,
    Mohon maaf saya curhat,
    Saya sedih sekali karna saya sendiri yang melihat kejadian ini,
    Saya sedang ada acara di daima hotel, menghadiri sebuah seminar, saya baru nyampe di daima hotel,
    Tiba2 saya dikagetkan karna ada seorang pria marah2 kepada seorang perempuan, sepertinya seorang mahasiswi soalnya perempuan itu membawa tas dan wajahnya sperti udah berumur 20 tahun an.
    Perempuan itu minta maaf karna menghidupkan mesin motornya ke parkir motor, karna berdasarkan yang saya dengar salah satu ruangan meeting daima hotel, berada di lantai 1 yang disebelahnya parkiran motor.disitulah perempuan itu dimarahi dan dimaki2.
    Perempuan itu sudah menjelaskan bahwa dia tidak melihat tanda batas hidup mesin motor, karna keadaan parkirnya sangat semrawut dan dia hanya fokus pada tempat kosong dimana dia bisa parkir motor.
    Tapi bapak itu malah menjawab dan memaki2..
    Jangan mentang2 kamu tamu, kamu seenaknya saja, kalau semua tamu saya seperti kamu.bisa hancur hotel saya.ini ruangan meeting disebelah ini..kamu gabisa baca?

    Perempuan itu menjawab,
    Maaf pak, ga kelihatan tulisan itu pak, sangat kecil.tadi saya hanya fokus pada tempat yang kosong pak,
    Sekali lagi saya mohon maaf pak.

    Bapak itu tetap bersuara:
    Kamu gabisa baca?
    Itu tulisannya apa?
    Jangan mentang2 kamu tamu, seenaknya kamu saja.jangan dikunci stang nya.
    (Nada bapak itu memaki, tidak lunak sedkitpun)

    Menurut saya,
    Kalau orang sudah minta maaf, menjelaskan dan mengaku dia salah.
    Apakah kita harus memaki?

    Jangan mentang2 bapak itu pemilik hotel itu, memaki2 sesukanya.
    (Saya rasa bapak itu pemilik hotel, dari apa yang saya dengar)

    Karna mahasiswi itu pun spertinya bukan orang kaya,
    Saya rasa kalau orang yang berpangkat berada di posisi mahasiswi itu.mungkin si bapak pemilik hotel itu akan luluh.

    Jujur saya sedih menyaksikan ini,karna bagi saya, kalau orang itu sudah minta maaf dengan nada lembut dan mengakui kesalahannya.kita sebagai manusian selayaknya memaafkan.
    Tidak peduli siapapun kita.
    Karna tuhan saja yang maha esa selalu memaafkan hambanya.

    Saya sedih sekali melihat kejadian pada hari itu, dan si satpam juga membela si gadis itu.dengan menyuruh gadis itu masuk kedalam.

  3. Roza Afrina says:

    Menurut mbak wulan gimana?
    Soalnya saya biasanya memilik kesempatan masuk keluar hotel karna ada acara saja.
    Saya juga pernah ada acara di bumiminang selama 3 hari.
    Pelayan dan semua nya sangat ramah.sangat2 ramah.

    • mwulan says:

      Halo, terima kasih atas sharingnya.
      Wah sayang sekali ya jika ada kejadian seperti ini.
      Apakah hal ini sudah dilaporkan ke manajemennya?
      Sebaiknya diinfokan ke manajemen saja Pak , sebagai evaluasi.

      Salam

Leave a Reply