Wisata Singkat ke Bali

Di sela-sela waktu kerja, kami menyempatkan cuti untuk berwisata ke Pulau Bali. Perjalanan dari JKT-DPS-JKT menggunakan pesawat Citilink. Cuaca di Bali saat bulan Mei 2013 sangat panas, dan setelah mendarat di Bandara Ngurah Rai, kami bingung ingin naik apa karena taksi bandara di sana sangat mahal, alhasil kami mencegat taksi Blue Bird. Tapi pengemudi-pengemudi taksi Blue Bird menolak kami dengan alasan taksi Blue Bird tidak diperbolehkan mengambil penumpang dari bandara. Very weird, eh? Masa taksi lain boleh menjemput tamu, tapi taksi Blue Bird tidak diperbolehkan?

Kami pun dikejar-kejar oleh calo taksi lain, karena kegerahan dikejar, kami pun bilang “kami pakai voucher taksi Blue Bird, pak!” dan ajaibnya calo-calo taksi itu berhenti mengejar kami. Kami harus rela berjalan sampai gerbang bandara untuk naik taksi Blue Bird. Phew, perjuangan banget ya (ini namanya brand loyalty :p ).

Kami memutuskan untuk ‘ngadem’ di Discovery Shoping Mall Kuta Bali (argo bandara – Mall : kurang lebih Rp. 19.000, kalau pakai taksi lain nembak Rp. 50.000) .Di sana terdapat berbagai macam resto untuk makan atau sekedar ngopi-ngopi. Memasuki pukul 12.00, kami beranjak dari Mall menuju Hotel Harris Riverview Kuta Bali untuk check-in dan istirahat sejenak. Pukul 15.00 kami keluar untuk makan siang di warung Soto Ayam, samping Hotel. Pukul 15.30 kami mencegat taksi yang lewat dan berangkat ke Garuda Wisnu Kencana (Garuda Culture Park) di daerah Tanjung Nusa Dua, Badung. Dari Hotel Harris yang di Kuta, mengarah ke Selatan sekitar 60 menit.

Ngadem di Starbucks Discovery Shopping Mall Kuta Bali

Di Kawasan ini terdapat patung Garuda (namun hanya bagian kepala-nya saja) dan bagian badan Patung Garuda Wisnu Kencana patung Wisnu. Selesai berfoto-foto selama 30 menit, kami mengarah ke Jimbaran untuk menyaksikan sunset dan dinner di pinggir pantai. Dari GWK ke Jimbaran membutuhkan waktu 40 menit (karena macet).

Foto di depan patung Dewa Wisnu yang belum lengkap (bertangan)

Patung Burung Garuda di Garuda Wisnu Kencana

Berjalan di antara batu-batu besar

Sebelum menyantap hidangan, kami asyik berfoto menggunakan timer. Loncat sana, loncat sini tapi ga ada yang berhasil 🙁 . Matahari pun tenggelam dan kami langsung menyantap sea food ditemani musik dari grup pengamen. Pukul 18.00 hujan tiba-tiba melanda Jimbaran dan kami pun langsung berpindah tempat  ke dalam restoran, melanjutkan santapan dessert kami. Pukul 19.00 kami sudah kekenyangan dan memutuskan untuk pulang namun bingung karena tidak ada taksi sama sekali. Alhasil kami menelepon pengemudi taksi yang mengantar kami tadi, dan dia mengiyakan untuk kembali ke daerah Jimbaran untuk menjemput kami.

Lompatan yang paling 'sempurna' dari berbagai macam gaya :p

Sebelum hujan melanda Jimbaran

Kami senang main air, tapi kami tidak senang mencuci bajunya :p

Hari Kedua di Bali

Hari kedua kami menuju ke Tanah Lot untuk foto-foto, kali ini kami akan berfoto menggunakan baju adat Bali :p . Dari Kuta ke Tanah Lot memerlukan waktu 1,5 jam. Puas berfoto di Tanah Lot selama 45 menit, kami menuju Pasar Sukowati untuk membeli oleh-oleh. Ternyata Pasar Sukowati itu jauh sekali dari Tanah Lot, perjalanan bisa 90 menit. Dari Sukowati kami langsung ke bandara karena lokasi Sukowati ke Bandara Ngurah Rai cukup jauh (sekitar 60 menit).

Bli Fikri imut sekali :*

Jadi Orang Bali sejenak

Berbaur dengan para wanita sehabis sembahyang di Pura

Setelah dadah-dadah dengan pengemudi taksi, kami langsung check-in untuk menggunakan Citilink lagi. Sampai jumpa di perjalanan berikutnya!

FYI, argo dari Kuta-Tanah Lot-Pasar Sukowati-Bandara Ngurah Rai = Rp. 400.000,-