Pemotretan Pre-Wedding

Dari dulu saya ingin sekali pemotretan pre-wedding dengan konsep unik dan jadul, misalnya foto di Pasar Malam. Untungnya Mas Fikri (yang saat itu masih menjadi calon suami) setuju dengan konsep yang aku mau. Ini beberapa tahap yang dibutuhkan untuk pemotretan pre-wedding:

  1. Mencari konsep

Konsep yang kami tentukan adalah konsep pacaran jadul di pasar malam. Konsep ini tercetus karena saya suka dengan hal-hal yang jadul, dan salah satu yang identik adalah pasar malam.

Konsep pasar malam masih jarang digunakan untuk foto pre-wed

Konsep pasar malam masih jarang digunakan untuk foto pre-wed

  1. Menentukan lokasi

Ketika itu saya kesulitan mencari Pasar Malam. Sudah browsing di internet maupun media sosial, saya tidak menemukan jawabannya. Sampai saya hopeless mau mengganti konsep foto pre-wed. Ketika saya sudah menyerah, saya menemukan Pasar Malam di area yang dekat rumah saya, yaitu di samping Gedung Marinir Cilandak. Ketika kami pulang meninjau rumah kami, kami melihat ada pasar malam yang dilengkapi dengan area permainan ala pasar malam seperti kincir, kuda-kudaan, dan masih banyak lagi. Ternyata setiap bulan puasa, di Cilandak memang diadakan Pasar Malam. Haduh, kemana saja ya saya? :p .

Mengenai izin, Awalnya kami sempat bingung harus memohon izin kepada siapa untuk berfoto di sini, takutnya kami harus izin ke pengelola, panitia atau bahkan preman di sana. Kami sempat kesulitan menemui panitia/pengelola, akhirnya kami izin ke orang-orang yang berkumpul (mungkin panitia) dan mereka bilang silakan saja.

Budget yang dikeluarkan: Rp. 0,-

Foto di kora-kora dengan properti gulali yang sudah kempes karena dingin :D

Foto di kora-kora dengan properti gulali yang sudah kempes karena dingin ūüėÄ

  1. Menyiapkan Kostum

Kami menggunakan kostum yang ada saja, saya menggunakan dress midi biru berbunga-bunga, sepatu datar (flat shoes), tas-tas jamannya Sarah dan Jaenab Si Doel, dan rambut lurus digerai menggunakan bando minimalis. Mas Fikri menggunakan kemeja putih polos, celana denim dan sepatu hitam.
Budget yang dikeluarkan: Rp. 0,-

imageedit_6_6854966796

  1. Mencari fotografer

Beruntungnya kami memiliki teman seorang fotografer, namanya Apyut. Dia sudah sering memotret saya, dari jaman saya single dan suka poto-poto sendiri atau poto sama teman.

Budget yang dikeluarkan: Rp. N/A (harga teman hehe). Btw thanks yaaa Apyut sudah menjadi bagian tim sukses pernikahan FikriWulan :).

imageedit_12_5012457899

  1. Menyiapkan make-up sendiri/stylist

Untuk make-up, saya menggunakan make-up sendiri dan natural saja. Sahabat saya Achi yang membantu mendandani saya plus menjadi pengarah gaya. Jadi ketika prewed, kami pergi ber-empat; Saya, Mas Fikri, Aput dan Achi.

Budget yang dikeluarkan: Rp. 0,- (Thanks Achi yang udah bantuin make-up-in gw dari jaman lamaran dan prewed).

imageedit_10_5528583239

Nah, cerita pre-wednya begini…

Ketika itu bulan Juli 2013 bertepatan dengan bulan puasa dan diadakannya Pasar Malam (selalu ada di bulan puasa). Setelah salat isya, kami bersama-sama pergi ke Cilandak Marinir. Unfortunately, sesampainya di sana sempat hujan deras sampai make-up saya luntur, tapi pemotretan harus jalan terus. Sekitar pukul 08.30 hujan berubah menjadi gerimis, kami melakukan poto di permainan kora-kora, kincir, kuda-kudaan dan tong setan.

Ada yang berkesan bagi saya saat melakukan pemotretan, yaitu keramahan dari orang-orang Pasar Malam. Mereka sangat welcome, ramah dan membantu pemotretan kami. Awalnya saya takut mereka terganggu dengan kegiatan kami. Ternyata mereka malah menawarkan diri untuk membantu, misalnya menyalakan listrik yang sempat dipadamkan karena hujan. Mereka menonton kami yang sedang berfoto dan mereka terlihat gembira sambil menggoda kami. Di akhir pemotretan, kami menanyakan apakah ada biaya yang harus dikeluarkan untuk itu semua? Mereka sepakat menjawab ‚ÄúTidak ada‚Ķ‚ÄĚ. Kami terkejut, mereka membantu dengan ikhlas. Ini adalah momen pemotretan pre-wedding yang berkesan untuk kami.

Kami hanya bisa mendoakan kepada  tim Pasar Malam yang saat itu membantu kami, kepada Aput sang fotografer, Achi untuk make-up dan pengarah gaya. Semoga kebaikan kalian dibalas oleh Allah SWT. Amiin….

Foto-foto lebih lengkap bisa di lihat di album ini.

imageedit_4_9329226128

 

 

 

Leave a Reply